Berapa Lama Kita Hidup?

15 Mar

Hidup kita di dunia sangatlah singkat. Perhatikan keluarga, sahabat, atau orang terdekat Anda: betapa tuanya mereka sekarang ini, bahkan di antara mereka sudah ada yang meninggalkan dunia. Padahal, kemarin mereka masih terlihat gagah. Waktu berjalan begitu cepatnya.

Allah swt. berfirman,

‘Allah bertanya, ‘Berapa tahun lamanya kamu tinggal di bumi? Mereka menjawab, ‘Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari saja, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung’. Allah berfirman, ‘Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau saja kamu tahu yang sebenarnya’. Apakah kamu mengira, bahwa Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?’. (Q.s. al-Mu’minun/23: 112-115)

Kata Ibnu Katsir, ‘Dengan ayat itu Allah swt. memberi peringatan kepada para penghuni neraka bahwa mereka telah menyia-nyiakan umurnya yang singkat di dunia ini untuk taat dan beribadah kepada-Nya. Padahal, kalau saja mereka mau bersabar terhadap dunia yang singkat ini dengan menjalankan ketaatan kepada Allah swt, niscaya mereka menjadi orang yang beruntung seperti beruntungnya para wali-Nya yang bertakwa’. (Tafsir Ibn Katsir, jilid ke-3, terbitan Dar el-Khayr, Beirut)

Begitu pula dengan kisah Ashabul Kahfi, yang masuk ke dalam gua kemudian tertidur di dalamnya. Ketika Allah swt. bangunkan mereka dari tidur, salah seorang dari mereka bertanya kepada yang lainnya, ‘Berapa lama kamu berada di dalam gua ini?’ Mereka menjawab, ‘Kita berada di sini, paling-paling hanya sehari atau setengah hari saja’. Padahal, mereka sudah tertidur selama 309 tahun. (Q.s. al-Kahfi/18: 19 dan 24)

Masya Allah!

Apalagi dengan umur kita, yang berkisar antara enam puluh sampai tujuh puluh tahun. Bahkan, mayoritas tidak melebihi kisaran itu. Sungguh, umur yang sangat singkat. Dengarlah sabda Rasulullah saw. berikut ini seakan-akan beliau membisikkannya di telinga kita,

Umur ummatku berkisar antara enampuluh (tahun) sampai tujuhpuluh (tahun). Sedikit sekali yang bisa melewati kisaran itu’. (Hadits, riwayat at-Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Oleh karena itu, ketika Anda sedang berjaya, ingatlah bahwa kejayaan itu akan segera sirna. Ketika Anda sedang berada di posisi teratas, ingatlah bahwa sebentar lagi Anda akan turun. Ketika Anda sedang menikmati kekayaan berlimpah, ingatlah bahwa besok semuanya akan Anda tinggalkan. Ketika Anda berwajah tampan dan cantik, ingatlah besok pipi Anda mulai keriput, rambut Anda mulai beruban, gigi Anda mulai rontok, mata Anda mulai rabun, dan tubuh Anda mulai lemah. Ketika Anda sedang tidur di atas kasur empuk, ingatlah suatu saat Anda akan tidur di liang tanah berselimut kain kafan.

Semua yang ada di bumi tidak akan abadi. Yang abadi hanyalah wajah Tuhanmu yang memiliki Kebesaran dan Kemuliaan. (Q.s. ar-Rahman/55: 26-27)

2 Tanggapan to “Berapa Lama Kita Hidup?”

  1. nonotaryono 26 Februari 2011 pada 14:31 #

    Assalamu’alaikum
    Syukron artikelnya.

    • Bang Aziem 27 Februari 2011 pada 20:12 #

      Wa alaykumussalam wa rahmatullah… Syukron silaturrahimnya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: