Dengan Apa Kupanggil Namanya

18 Feb

Aku tak tau pasti esensinya: kadang timbul kadang terlupa

Ini yang membuatku gilang sepanjang malam

Kucari-cari tapi tak kutemukan ujung-pangkalnya

Payah rasanya kulalui jalan panjang ini

Kalau bukan karena semangat telah tertanam, tak mungkin setiap upaya kuretas

Mungkinkah kulalui jalan yang salah?

Aku jadi bingung sendiri

Dengan sebutan apa namanya kupanggil

Jika kusebut Tuan, bukankah lebih dari itu?

Jika kusebut Maharaja, aku seperti sahaya

Setiap upaya menggantikan namanya, ternyata sia-sia

Ingin kurobek dada ini, agar terlihat kemurnian isinya

Wahai, Engkau Tanpa Nama

Terimakasih, bahwa aliran sungai mengalir dari mataku

Kucari-cari di mana wadah untuk menumpahkannya

Kurindu airmata, karena kutahu Engkau-lah yang membuatnya tumpah ruah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: