Qolbun Salim (Hati yang Selamat)

13 Mar

Hati adalah wadah iman dan tempat tumbuhnya akhlak terpuji. Orang yang hatinya baik, maka fisiknya juga baik. Begitu juga sebaliknya. Rasul sudah mengatakannya itu kepada kita. Jadi, ada kaitan antara hati yang baik dengan fisik yang baik. Hati yang baik itulah yang disebut Qolbun Salim.

Hati yang selamat (qolbun salim) adalah akhlaknya para Nabi. Allah swt. menyebut Nabi Ibrahim sebagai orang yang memiliki qolbun salim.

Kata Allah swt., ‘Dan sesungguhnya Ibrahim termasuk golongan (Nabi Nuh), dan (ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang selamat’ (Q.s. as-Shaffat/37: 83-84).

Allah swt. memerintahkan kita untuk menunjukkan hati kita yang bersih kepada sesama saudara kita. Bahkan, terhadap orang yang memusuhi kita sekalipun.

Hanya qolbun salim yang dilihat oleh Allah swt. Kata Rasul, ‘Sesungguhnya Allah swt. tidak melihat rupa fisik kalian dan jumlah harta kalian. Namun, Allah hanya melihat kepada hati dan amal kalian’. Ini adalah hadits qudsi yang sering kita dengar, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Muslim.

Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma dengan indah menggambarkan karakter orang yang memiliki qolbun salim. Ia berkata,

‘Tidaklah hujan turun di suatu tempat, melainkan aku memuji Allah swt. dan bergembira dengan turunnya hujan itu, meskipun aku tidak memiliki kambing atau unta barang seekor pun. Tidaklah aku mendengar tentang seorang hakim yang adil, melainkan aku mendoakan kebaikan untuknya, meskipun aku tidak punya perkara peradilan yang dipimpinnya. Tidaklah aku mengerti suatu ayat dari Kitabullah, melainkan aku ingin agar orang lain mengetahui apa yang aku ketahui’.

Subhanallah…

Pantaslah, Rasulullah saw. mendoakan Ibnu Abbas dengan doa, ‘Ya Allah, berikan ia pemahaman yang baik terhadap persoalan-persoalan agama dan ajari ia takwil (penafsiran al-Quran)’.

Kita perlu meneladani Ibnu Abbas. Pemahaman-agama yang baik memang salah satu kunci memiliki qolbun salim.

About these ads

5 Tanggapan to “Qolbun Salim (Hati yang Selamat)”

  1. jendelakatatiti 13 Maret 2010 at 22:46 #

    Assalamualaikum, Bang Aziem. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa memperbaiki diri menuju hati yang Qolbun Salim, Amin insya Allah. Bang , jazakillahi bi khoir tulisan Bang Aziem membuat saya mawas diri dan berusaha menjadi muslimah yang baik, doakan ya! Terima kasih sudah memasang link saya, wassalamualaikum , semoga amal baik Bang Aziem dalam berdakwah melalui tulisan mendapat pahala dari Allah SWT, amin.

    • Bang Aziem 16 Maret 2010 at 16:38 #

      Wa alaykumussalam Mbak Titi… Sama2 mendoakan ya…
      Insya Allah, akan ada pahala thd kebaikan yg kita lakukan, sekecil apapun kebaikan itu, meskipun sekedar memberikan support lewat komentar singkat.

      Tetap semangat… :)

  2. abihasan 13 Maret 2010 at 07:23 #

    Bang Aziem,

    Terima kasih atas tulisannya.
    Mohon doakan saya ya

    Syukron

    Wassalam,
    Rozy

    • Bang Aziem 13 Maret 2010 at 19:19 #

      wa alaykumussalam…
      Saya doakan agar Bang Rozy selalu dalam kebaikan. Sama-sama doa ya. Doa kepada saudara yang jauh adlh cepat dikabulkan.
      Saya sudah pasang link blog Anda. Silakan liat :)

      • abihasan 15 Maret 2010 at 10:33 #

        Insya Allah, Bang Aziem…aamiin Allahumma aamiin. Alhamdulillah, Saya juga sudah pasang link blog abang di halaman Blogroll blog saya :)

        Terima kasih :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 224 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: